Beranda blog Halaman 321

Diperkirakan Ratusan Juta Dalam Kebakaran Ini

KABAR UTAMA NUSANTARA, GARUT – Kali ini kebakaran terjadi di Kp. Babakan Ciharashas RT.03Rw. 05 Desa Panembong Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut Satria Budi mengatakan kepada awak media saat di hubungi selasa malam 30/7/2018 “dua rumah semi permanen ludes terbakar pukul 23.30 WIB dan terkena imbas satu buah mesjid di sekitarnya” katanya

Dengan sigap Tim Damkar Garut langsung menuju lokasi kejadian twrjadinya kebakaran sedikitnya 3 unit Damkar dikwrahkan ke TKP.

“rumah yang terbakar milik Nardi Ukuran rumah 6×7 m² dan Ida Ukuran rumah 6×7 m²”

Informasi sementara kebakaran diduga salah dari mata api bersumber dari rumah Nardi yang diduga sementara dari kosetling listrik merembet ke rumah Ida dan terkena imbas satu buah mesjid.

Akibat dari kebakaran ini tidak ada korban jiwa dan kerugian di taksir 200.000.000 rupiah.

(DK)

KAMPUNG JAMBU IKON BARU DESTINASI WISATA DI PANDEGLANG, INI KATA BUPATI PANDEGLANG

 

KABAR UTAMA NUSANTARA, PANDEGLANG – Kampung Jambu milik Suroso di Kp. Rokoy Desa Sukasari Kecamatan Kaduhejo mencuri perhatian masyarakat Pandeglang, tidak terkecuali Bupati Pandeglang Irna Narulita. Betapa tidak, beragam jenis tanaman bunga dan buah serta sayuran terhampar di area dengan luas 7000 meter ini, sehingga mengundang detak kagum Irna Narulita saat mengunjungi tempat tersebut, Senin (30/7).

Disela – sela peninjauan ke Kampung Jambu, Irna, mengatakan Kabupaten Pandeglang memiliki potensi wisata yang sangat luar biasa, contohnya Kampung Jambu, “,ini merupakan ikon baru destinasi wisata di Pandeglang, jika potensi wisata tersebut di kembangkan secara profesional tentunya akan menjanjikan, hal tersebut bisa menarik wisatawan dari berbagai daerah, sehingga pada akhirnya nanti dapat meningkatkan perekonomian bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut Irna mengatakan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian dengan pihak pengelola Kampung Jambu terus bersinergi untuk mengedukasi keberlangsungan Tempat Wisata Holtikultura.

” Mudaha mudahan bisa terus bersinergi pemilik Taman dengan Kita Pemkab Pandeglang, supaya terus bisa memperluas lahan, penataan, dan pengelolaan metode tanamnya, hal tersebut sebagai upaya Pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan destinasi wisata Kampung Jambu, agar potensi wsiata ini menjadi daya tarik wisatawan, sehingga nantinya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat”,tutupnya.

Pemilik Kampung Jambu Suroso, mengakui tidak menyangka akan seperti ini,  awal mula dirinya hanya membuka semacam toko pertanian yang menjual produk-produk hasil pertanian seperti bibit, sayur sayuran dan buah-buahan dengan bernuansa kebun, akan tetapi tema seperti ini dapat menarik para pengunjung yang datang kesini, “, Awalanya mereka hanya sekedar ingin melihat keindahan berbagai jenis tanaman bunga dan foto/selfi di lokasi ini,” tuturnya.

Suroso menambahkan, pihaknya akan berencana  memperluas wilayah lahan Kampung Jambu ini, agar ke depan nantinya para pegunjung lebih leluasa untuk menikmati keindahan dan memetik sayuran dan buah-buahan secara langsung.

“,Insaallah kedepan kita berenacana memeperluas lahannya agar para pengunjung bisa leluasa menikmatai taman,  dengan sinergitas dengan pihak Pemkab Pandeglang melalui Dinas Pertanian  mungkin akan menambah dan memepermudah perluasan lahan, saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Bupati atas kunjungannya ke Kampung Jambu, mudah mudahan berkanan atas sambutan kami di sini”tutupnya.

Bisa menikmati keindahan berbagai jenis bunga, sayuran dan buah-buahan di Kampung Jambu, para pengunjung tidak di pungut biaya, untuk masuk ke Kampung Jambu pengunjung hanya cukup membeli produk-produk pertanian.

 

(Beni)

PELANTIKAN PEJABAT ESSELON II DAN III MERUPAKAN KEBUTUHAN ORGANISASI

KABAR UTAMA NUSANTARA, PANDEGLANG – Sebanyak 81 para pejabat Esselon II dan III di Lingkup Pemerintah Kabupaten Pandeglang dilantik, prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah para pejabat  tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Irna Narulita, di Gedung Pendopo, Senin (30/07).

Adapun para pejabat yang dilantik dari Esselon II yaitu Kepala Dinas Kesehatan Didi Mulyadi di geser menjadi Kepala DP2KBP3A dan RD. Dewi Setiani dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Sedangkan untuk para pejabat Esselon III yang dilantik oleh Bupati Irna Narulita diantaranya Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Mustandri menjadi Kepala Bagian Perlengkapan,  Kepala Bagian Pemerintahan Doni Hermawan di mutasi menjadi Camat Banjar, Bunbun Buntaran menjadi Camat Cadasari, Agus Riyanto Sekretaris BKD menjadi Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Camat Cadasari Basyar menjadi Kepala Bagian Hari Humas dan Protokol Setda, Kepala Bagian Hukum Setda Entus Bakti menjadi Camat Mandalawangi.

Usai prosesi pelantikan, Irna Narulita meminta kepada pejabat yang baru untuk segera bisa bekerja sesuai dan menyesuaikan diri dengan tugas dan jabatan barunya,  “Untuk itu pejabat yang baru dilantik saya minta untuk tidak berlama-lama beradaptasi, karena ini merupakan kebutuhan organisasi, hal ini diperlukan agar program-program yang telah direncanakan tidak terganggu,”Katanya.

Lebih lanjut Irna mengatakan diera Kepemimpinan kami (Irna-Tanto) diperlukan orang-orang yang betul-betul memiliki integritas dan profesionalisme, hal tersebut sangat dibutuhkan untuk melakukan lompatan besar dalam mewujudkan percepatan pembangunan yang lebih baik.

”Oleh karena itu saya berharap kepada para pejabat yang telah dilantik untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,”tuturnya.

Irna menginginkan kepada para pejabat harus memiliki komitmen dan responship terhadap inspirasi dan keluhan masyarakat “halini merupakan bagian dari kebutuhan dalam rangka meningkatkan pelayanan yang prima, dan tata kelola Pemerintahan yang lebih baik lagi,”Ujarnya.

Sementara itu Kepala BKD Ali Fahmi Sumanta mengatakan pelantikan pejabat esselon II dan III merupakan rotasi dan promosi bagi para pejabat tersebut,

“ selain rotasi dan promosi, pelantikan juga sebagai kebutuhan organisasi yang selama ini mengalami kekosongan, oleh karena itu dilaksanakan pelantikan,”Katanya.

Turut hadir pada acara pelantikan tersebut Wakil Bupati Tanto Warsono Arban, Forkopimda, Sekretaris daerah Fery Hasanudin serta para Kepala OPD Kabupaten Pandeglang.

(Beni)

Delapan Perwakilan Paskibra Pandeglang Dilepas, Ini Pesan Sekda Pandeglang

KABAR UTAMA NUSANTARA, PANDEGLANG –  Delapan 8 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Pandeglang dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Pery Hasanudin, Anggota Paskibra harus dapat mengikuti pelatihan serius, menjaga nama baik daerah dan harus dapat bicara ditingkat Provinsi Banten bahkan Nasional. “Kalian nanti akan menjadi pengibar bendera merah putih pada peringatan Hari Kemerdekaan RI ditingkat Provinsi. Harumkan nama Pandeglang, dan jadilah yang terbaik,” Pesan Sekda saat acara pelepasan yang dirangkaikan dengan apel pagi di Sekretariat Daerah (Setda), Senin (30/7).

Delapan orang perwakilan dari paskibra itu adalah Taufik Paturochman dari Sekolah Menengah atas Negeri (SMAN) 3 Pandeglang, Rizky Fauzi dari SMAN 2 Pandeglang, Fikri Haekal Agam SMAN 4 Pandeglang, Fatih Fatiha Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Pandeglang, Rifdah Annisa dari SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), Karin Puji Rahmays SMAN 1 Pandeglang, Fhirli Nurkhasanah SMKN 2 Pandeglang, dan Salma Nurhalizah SMAN CMBBS.

“Adik – adik adalah yang terbaik setelah mengikuti tahapan seleksi. Jadi saya harap harus dapat memberikan hasil yang terbaik juga jangan di sia siakan kesemoatan ini untuk meraih masa depan, mungkin lewat adik adik menjadi Paskibra di Provinsi, akan menjadi jalan yang terbaik bagi cita cita adi adik, jaga kepercayaan ini sebaik mungkin jangan di sia siakan,” Harap Pery

Pery  menambahkan, para peserta paskibra ini selain handal dalam kemampuan fisik, tentu harus dapat bersaing dalam bidang pendidikanlainnya. Karena dirinya meyakini, diera zaman saat ini penuh dengan kompetisi jadi tidak dapat berleha – leha.

“Jangan pesimis walaupun ekonomi keluarga dibawah,  tidak sedikit yang berhasil. Banyak contoh yang sudah terjadi, salah satunya anak dari ayanh yang berprofesi sebagai tambalban bisa masuk Akademi Militer (Akmil),” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Cecep Juanda mengatakan, delapan peserta ini merupakan hasil seleksi dari seluruh SMA yang ada di Pandeglang.

“Ini sesuai permintaan Provinsi Banten dan dilakukan seleksi dari tahap pertama hingga akhir selama 3 bulan dan kurang lebih 1.065 siswa dari seluruh SMA di Pandeglang yang ikut seleksi ini,” kata Cecep.

(Beni)

Dandim 0611 Jalin Mitra Kerja Dengan PWRI Garut

KABAR UTAMA NUSANTARA, GARUT – Dandim 0611 Garut Letkol Inf Asyraf Aziz S Sos mengatakan, sebagai mitra kerja sinergitas TNI dengan awak media harus terus terjalin.

“Saya ingin antara Kodim dan wartawan tak ada jarak, saya berterima kasih kepada wartawan sudah meliput dan mengekspos kegiatan dan program kami terlebih berita yang dimunculkan selalu positif,” ujar Dandim 0611 Garut disela-sela acara menggelar Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) di aula Babinsa Makodim 0611 Garut Jalan Veteran, Kecamatan Garut Kota, Senin (30/07).

Usai memberikan sambutan, Letkol Asyraf Aziz didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Azwar SH, menemui awak media dari lembaga Pers Pemersatu Waryawan Reformasi Indonesia (PWRI) Kabupaten Garut di ruangan Media Center Kodim 0611 Garut.

“Kunjungan sekaligus liputan awak media dari PWRI tak lain untuk mempererat tali silaturahmi antara Kodim 0611 Garut dengan wartawan. Sinergi TNI dengan awak media harus terus terjalin sebagai mitra kerja, semoga kerjasama yang baik ini terus terjalin. Bagaimana juga, kebersamaan ini merupakan aspek penting dalam membangun komunikasi, sekaligus sebagai sarana bertukar informasi yang bermanfaat demi Negara Kesatuan Republik Indonesia khusunya di wilayah Kabupaten Garut,” ujar Dandim.

Letkol Asyraf mengatakan, wartawan dengan prajurit ibaratnya satu rumah satu atap karena ada yang melakukan kegiatan sedangkan yang lain mengupload kegiatan itu dalam bentuk pemberitaan. Untuk mengoptimalkan sinergitas itu, Dandim 0611 Garut menyerahkan jaket liputan kepada jajaran pengurus PWRI bertuliskan Mitra Kodim 0611 Garut dan berikut logo Siliwangi.

“Saya juga mengharapkan wartawan ada kerja sama dengan Kodim dalam hal ini Danramil dan Babinsa.Semoga dengan silaturahmi ini, hubungan kita akan semakin baik dan menumbuhkan rasa aman di wilayah Kabupaten Garut. Sementara jaket ini merupakan bentuk perhatian kami kepada PWRI yang sebelumnya kami lakukan kepada rekan-rekan di PWI. Tolong jaga nama baik almamater yang kami tempel di jaket ini,” tukas Dandim.

Senada dengan itu, Kejari Garut Azwar SH mengatakan, dimana ada TNI maka masyarakat akan tentram karena Tentara adalah pelindung masyarakat, ucapnya.

Azwar menambahkan, aman atau tidaknya suatu daerah tergantung wartawan. Kalau daerah itu aman namun wartawan memberitakan tentang hal negatif, tentu akan timbul kesan daerah tersebut tidak aman, tukasnya.

“Peran media sangat diutamakan untuk mengwujudkan Abdya sejahtera, mudah-mudahan kita sama-sama punya misi untuk memajukan dan membangunkan Abdya. Keterikatan TNI dan jurnalis bisa terjalin erat. TNI dan wartawan kompak, daerah itu akan tentram,” singkat Kajari Garut.

Sementara, Ketua PWRI Kabupaten Garut, Agus Prasetyo memberikan apresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dandim 0611 Garut atas kerjasama yang terjalin selama ini.

“Atas nama keluarga besar wartawan PWRI, saya menyampaikan terima kasih atas perhatian yang sudah diberikan pak Dandim. Semoga jaket yang kami terima ini menjadi simbol sinergitas antara awak media dengan Kodim 0611 Garut,” pungkas Agus.

 

(DK/red)