KILASBERITANUSANTARA.COM, GARUT- Viral….!!! Video seorang warga Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, bernama Asep Sarifudin, yang kesal terkait dengan pembangunan Rabat beton dan TPT yang baru dikerjakan tahun ini, yang secara aturan harusnya dikerjakan di tahun anggaran 2020, akhirnya ada penjelasan dari pihak terkait yakni Kepala Desa Sukalilah dan Camat Cibatu.

Saat dikonfirmasi Camat Cibatu Tanjung menyampaikan,” Jadi pada hari selasa 20 april 2020 sekira pukul 14.00 WIB sampai selesai, Kasi PMD Kecamatan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas, serta pendamping Desa melakukan monitoring /kroscek ke tempat dimana Video Viral warga yang memprotes kegiatan pembangunan jalan Desa yang sumber dari dana desa tahun Anggaran 2020.

” Ya sudah di kroscek dan di monitoring, alhasil keterangan dari Kepala Desa dan BPD Desa Sukalilah, bahwa pembangungan jalan desa Rabat beton dan TPT yang bertempat di kampung Cisalak Lebak RT 01/04 dengan anggaran yang bersumber dari DD TA. 2020, Rabat beton sebesar Rp. 141.100.000,- , TPT Rp. 28.408.271,- , alasan baru dibangun tahun 2021,karena tanah masih labil belum bisa dikerjakan dan bisa dikerjakan baru bulan april 2021.”ujarnya.

Dikatakan Camat Cibatu, ” Hari ini forkopimcam memanggil Kepala Desa dan BPD Sukalilah dan pihak terkait pembangunan untuk menjelaskan perihal video dari saudara asep, dan untuk Asep sendiri sudah di kroscek dan akan dimintai keterangan oleh Polsek Cibatu.”tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sukalilah Yudi saat dikonfirmasi lewat pesan WA, mengatakan, ” Ya memang mengaku keterlambatan karena situasi kondisi cuaca lapangan, tapi itu sudah dimulai sejak Januari lalu, dan itu sudah di musyawarahkan dengan beberapa RW yang ada di Dusun 1, sudah disampaikan kemungkinan pekerjaan jalan astana teke akan terlambat karena situasi bulan januari-februari masih musim hujan.”pungkasnya.

Penulis : Hendrix

Editor : Deden Kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here