KILASBERITANUSANTARA.COM,GARUT – Perkembangan Kasus Covid 19 yang kian melonjak setiap harinya di kabupaten Garut dan pasca ditemukannya empat pegawai bagian protokol dilingkungan sekretariat daerah (Setda) kabupaten Garut yang terpapar Corona. Berdasarkan arahan Bupati Garut maka secara epidemologi telah terjadi transmisi lokal di lingkungan Setda untuk menghindari secara masif bupati garut mengintruksikan bahwa mulai tanggal 26 Oktober s/d 1 November 2020 Setda untuk sementara ditutup dari kegiatan layanan kepada masyarakat.

Terkait Hal tersebut Humas Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Garut Yeni Yunita saat dihubungi via WA membenarkan bahwa memang benar terkait perihal Setda untuk sementara ditutup sesuai arahan bupati garut selaku ketua gugus tugas.”ungkapnya.Senin (26/10/2020).

Masih dikatakan Yeni “Saya menghimbau juga bahwa ancaman penularan virus Covid-19 di keluarga (klaster keluarga) semakin meningkat. Klaster keluarga ini merupakan penularan virus dari salah satu anggota keluarga pada anggota keluarga yang lainnya. Oleh karena itu, upaya pencegahan menjadi sangat penting, dengan menumbuhkan kesadaran dan kewaspadaan di dalam keluarga itu sendiri. Upaya pencegahan penularan virus (klaster keluarga) bertujuan mengurangi risiko penularan, melalui tetap memakai masker di rumah, terapkan etika batuk dan bersin, cuci tangan, makan bergizi seimbang, istirahat yang cukup serta kelola stres”,tutupnya.

Penulis : Hendrik

Editor : Deden Kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here