Bertempat di IPI Garut, Komisi X Ferdiansyah Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan

85

KILASBERITANUSANTARA.COM,GARUT –Disela-sela kesibukannya sebagai wakil rakyat, H. Ferdiansyah, SE, MM, anggota DPR RI Fraksi Golkar, pada hari ini, Minggu, 13/09/2020, bertempat di aula IPI Garut telah dilaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang di hadiri oleh para guru MGMP baik tingkat SMP dan SMA/SMK serta tamu undangan lainnya.

Dalam uraiannya Ferdiansyah yang sudah menjabat 5 periode di Senayan tersebut menjelaskan tugas dan fungsi sebagai anggota legislatif dan mengapa Indonesia menganut sistem presidensial tidak parlementer.

Dikatakan Ferdiansyah yang juga menjabat sebagai Ketua Deppinas SOKSI kenapa Indonesia menggunakan system presidensial karena sistem ini yang dianggap pas dengan keberadaan dan keanekaragam seni budaya, sosial, politik, hukum dan pertahanan Indonesia, untuk itu mari kita bersama-sama membangun bangsa Indonesia agar bisa lebih baik, lebih maju dan lebih mandiri sehingga kesejahteraan rakyat bisa meningkat, adil dan makmur. Ungkapnya penuh semangat.

Ketika diminta pendapat tentang Pemekaran Kab./Kota yang sekarang sedang di usung oleh Gubernur Jawa barat, Ferdiansyah yang telah berhasil memperjuangkan nasib tenaga honorer dan sebagai Ketua Panitia Kerja UU Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) ini menjelaskan, “pada prinsipnya saya setuju Kab. Garut di mekarkan menjadi 3 (Kabupaten Garut, Kabupaten Garut selatan dan Kabupaten Garut Utara) tapi semua persyaratan tentang CDOB dipenuhi oleh para pengusung CDOB serta Kabupaten Induk harus siapa membiayainya selama 3 tahun, jangan sampai sudah di ketuk palu malah gagal untuk di tetapkan sebagai DOB” Ujarnya

“Banyak yang harus dipersiapkan oleh Kabupaten Induk, tentang Aset Pemetaan Jumlah ASN, Pembangunan infrastruktur, pendirian Polres dan Kodim serta yang utama adalah darimana PAD nya nanti”. Paparnya penuh harap.

DOB yang di ditetapkan nanti, harus bisa mandiri, jangan terlalu mengandalkan bantuan dari Pusat, APBN, DAU dan DAK saja tetapi harus pandai menggali potensi-potensi Sumber Daya Alam (SDA), Memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) dan harus mampu menciptakan Sumber Daya Buatan-nya untuk dapat memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kab./Kota yang di mekarkan tersebut. Imbuhnya penuh bijaksana.

Penulis :Drix

Editor : DK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here