KILASBERITANUSANTARA.COM, GARUT- Ramainya pemberitaan di media perihal kisruhnya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di desa Tegalpanjang kecamatan Sucinaraja kabupaten Garut, kepala desa Tegalpanjang Dodo Juanda ambil sikap tegas terkait masalah ini.

Saat ditemui di ruang kerjanya kepala desa Tegalpanjang Dodo Juanda berharap untuk kedepannya supaya tidak terulang kembali kejadian seperti ini. Pihaknya sudah bermusyawarah dengan jajarannya supaya warga yang berhak mendapatkan BPNT tepat sasaran dan barangnya nya pun harus memuaskan. Kamis 4 Juni 2020.

Dodo merasa pihaknya sudah dibokong dari belakang pasalnya pihak desa tidak tau menahu pengambilan dari agen terkait barang yang disalurkan dari yang berhak mendapatkan kartu KPM BPNT bank Mandiri sebanyak 221 orang dari total yang mendapatkan sebanyak 289 orang dan sisanya akan menyusul, sebelumnya Kartu KPM BPNT adalah Bank BNI terakhir warga mencairkan di bulan Mei tahun 2020 sebanyak 104 orang.

Informasi yang dihimpun dilapangan pihak Bank Mandiri yang sekarang akan menjadi penyalur bantuan BPNT bahkan pihak Bank Mandiri lagi menyusun jadwal kapan bantuan BPNT ini bisa secepatnya dicairkan dan tepat sasaran.

Bahkan ada warga yang mengadu ke desa Tegalpanjang terkait barang yang diterima ternyata buruk kualitasnya.

“Kami sudah memusyawarahkan dengan APDESI dan jajaran untuk kedepannya supaya tidak terulang lagi karena bagaimanapun juga itu hak warga, pihak desa hanya mempasilitasi saja” ucap Dodo Juanda kepada awak media.

Dodo Juanda merupakan Kades yang baru dilantik pihaknya kini sedang membenahi kisruhnya BPNT di desa Tegalpanjang.

” saya minta kualitas dan kuantitasnya barangnya harus memuaskan karena dilapangan ternyata diluar dugaan barang yang diterima oleh warga kualitasnya buruk” katanya

Pihaknya mengaku selama ini tidak dikasih tahu bahwa penyaluran BPNT harus seperti apa.

“Saya kan Kepala Desa yang baru menjabat bahwa selama ini penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tidak jelas dan penangannya pun sampai sekarang tidak tahu percis saya dibohongi” ungkap Dodo

Bahkan e-Warong sampai saat ini lanjut Dodo tudak tahu dimana dan siapa bahkan yang mengambil kartu ATM KPM Juga oleh pihak luar bukan yang bersangkutan” tandasnya

Penulis : Deden Kurnia

Editor : Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here