KILASBERITANUSANTARA.COM, GARUT – Hari ini Senin, 29 April 2019 telah terjadi insiden yang merenggut satu orang korban jiwa dan tiga orang luka yang dibawa ke Rumah Sakit Umum dr. Slamet Garut, data korban tersebut diterima pada pukul 15.00 Wib. Insiden yang menelan korban jiwa tersebut diakibatkan oleh tumbangnya pohon kihujan dan pohon randu yang ada di sekitaran tempat pemakaman umum panyirepan, jalan Bratayudha Garut.

Insiden tersebut terjadi pada sekitar pukul 13.00 Wib, yang diduga diakibatkan angin kencang dan usia pohon yang sudah tua. Diketahui identitas korban jiwa adalah atas nama Fadna (40), warga Kampung Margawati, Garut Kota yang berprofesi sebagai tukang ojeg yang sehari – harinya mangkal ditempat itu. Selain korban jiwa dan luka, insiden tersebut juga mengakibatkan beberapa kendaraan bermotor dan angkot rusak berat, serta akibatkan aliran listri padam karena pohon yang tumbang tersebut menimpa kabel listrik.

Saat ini terpantau dilokasi kejadian dipasangi garis polisi dan berlangsung proses eksekusi pohon oleh tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Garut. Dihubungi terpisah, H. Dadan Ridwan, Kasie pertamanan, menyatakan bahwa pihaknya terus memonitor proses eksekusi pohon dari kejadian tersebut dan melakukan koordinasi dengan pihak Kecamatan dan Kelurahan

Lanjut Dadan, Itu pohon yang tumbang milik Kelurahan, waktu itu sudah ada pemangkasan dan penebangan, adapun kendala yang ia hadapi adalah tingginya pohon randu tersebut, dan tidak adanya crane yang tinggi, hingga sulit menjangkau pohon tersebut dalam proses pemangkasan dan penebangannya, karena crane yang ada di dinas pemadam kebakaran pun tidak mampu menjangkau ketinggian dari pohon tersebut.

Pihaknya juga menemui beberapa kendala saat akan menebang pohon, disatu sisi pihaknya kerap di kritisi oleh pegiat lingkungan, di sisi lainnya pohon yang berada dibawah pengawasan DLHKP Garut sudah membutuhkan peremajaan, namun regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) ataupun Perbup yang mengatur hal ini belum ada, sehingga membuat keraguan dari DLHKP dalam menentukan kebijakan terkait penebangan pohon, pungkasnya. ( Ridwan*** )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here