Beranda blog

ACT Garut Gelar Konferensi Pers Aksi Tanpa Batas Menyambut Ramadhan di Makodim 0611/Garut

KILASBERITANUSANTARA.COM, GARUT-Bertempat di aula Makodim 0611/Garut Jalan Peteran Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut ACT Garut bersama TNI dengan tema “Raih Pahala Ramadan Dengan Gerakan Kebaikan Aksi Cepat Tanpa Batas Bersama ACT”.

Disampaikan Kepala ACT Garut Mochamad Dani Ramdani mengungkapkan,terhitung dalam beberapa hari,Ramadan akan datang bulan suci ini merupakan Ramadan kedua yang dijalani dalam kondisi pandemi bagi penduduk dunia. Keramaian khas bulan puasa pun akan terbatas,sedangkan kenaikan hargayangseakan sudah menjadi tradisi tak bisa dibendung. Disamping itu,perekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih di erakenormalan baru ini.

Belakangan,kabar kenaikan harga pokok di sejumlah daerah kian terdengar. Hal ini begitu mengkhawatirkan,karena kondisi ekonomi masyarakat yang masih lemah. Belum lagi isu impor beras tengah panen raya di beberapa wilayah. Kebijakan ini jelas mengancam penyerapan hasil para petani

Akan tetapi,berbagai kesulitan serta keterbatasan ini dapat dilewati dengan berbagai macam kebaikan tanpa batas. Begitu yang aksi cepat tanggap (ACT) gaungkan untuk menyambut bulan suci,ialah Ramadhan 2.0 AksiTanpa Batas. Lewat berbagai gerakan yang diinisiasi,diharapkan mampu menyelesaikan persoalan ditengah kehidupan masyarakat

“Tahun ini merupakan Ramadhan kedua kita melewatinya dalam kondisi pandeni yang membawa pengaruh besar pada kehidupa. Ekonomi melemah,begitu juga aktivitas masyarakat yang terbatas. Untuk itu,kamu menggunakan “Ramadhan 2.0.Aksi Tanpa Batas. Umat muslim memiliki pilihan tanpa batas untuk bisa saling berbagi,saling membantu,secara bersama-sama,sesuaikemampuan dengan apa yang dimiliki dalam bentuk empati,harta,dan fisik.”ungkapnya.

Penulis : Agus 

Editor : Deden Kurnia

Baznas Bersama Kemenag Garut Gelar Sosialisasi ZIS di Lingkungan Penyuluh Agama Islam Non PNS

KILASBERITANUSANTARA.COM, GARUT- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut menggelar sosialisasi Zakat Infaq Shadaqo (ZIS) dengan Thema “Diseminasi Pengarus -utamaan Moderasi Beragama dan Wawasan Kebangsaan ” bagi Penyuluh Agama Islam Non PNS Tingkat Kabupaten Garut,di Art Center Jalan Proklamasi Garut .Rabu (7/4/2021).

Disampaikan Bupati Garut Rudy Gunawan SH MH mengatakan,ini adalah kegiatan Baznas yang merupakan salah satu lembaga Zakat terbaik dengan berbagai prestasi diantaranya sebagai Pengumpul Zakat, Infak, Sedekah,ungkap Rudy kepada wartawan usai membuka acara Sosialisasi Kebangsaan dan Zakat Infaq Shadaqah (ZIS) di lingkungan Penyuluh Agama Honorer di Art Center Garut

Masih kata Rudy, pantas dan sewajarnya Pemkab Garut berterimakasih kepada Baznas beserta jajarannya, turut peduli dan membantu Kementerian Agama Kabupaten Garut untuk memberikan santunan kepada tenaga honorer.

Rudy berharap, Baznas bersama UPZ nya dapat mengoptimalkan pengelolaan zakat dan terus berinovasi dengan adanya program-program yang mampu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Garut ini, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan kewajibannya untuk membayar zakat,” cetusnya

Selain Ketua Baznas, kedepan para pengurus Baznas lainnya dapat lebih maksimal berupaya meningkatkan kepercayaan dan keyakinan masyarakat, sehingga masyarakat lebih memilih Baznas sebagai lembaga yang dipilih untuk menyalurkan zakatnya kepada yang berhak.”imbuh Rudy.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd H Aas Kosasih S Ag M Si, menyampaikan kilas balik dimana saat itu beliau pertama kali menjadi Ketua Baznas pada tahun 2017 sampai saat sekarang ini yang tidak pernah lelah melakukan Sosialisasi Zakat Infaq dan Sedekah diberbagai acara yang dihadiri.

“Dulu, masyarakat kita masih menganggap zakat itu merugikan, namun dengan adanya sosialisasi rutin yang kita laksanakan, masyarakat sudah menyadari akan pentingnya berzakat, salah satunya ditandai dengan semakin terkumpulnya zakat melalu payroll system dari SKPD yang mencapai 2,5 miliar per tanggal 10 April,” kata Aas.

“Kegiatan yang digagas oleh Baznas dan Kementerian Agama ini, disamping adanya modernisasi pengarusutamaan agama tentang yang sifatnya berimbang tidak ada kiri dan kanan, juga dimanfaatkan oleh Baznas untuk sosialisasi Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS)”

“Kami sampaikan, penyuluh agama non PNS atau honorer ini adalah ujung tombak yang kedepannya Insya Allah bisa mensosialisasikan tentang manfaat ketika bayar zakat ke Baznas dan juga mensosialisasikan program pembangunan di Kabupaten Garut,” ungkapnya.

Baznas sendiri, sebut Aas,adalah lembaga resmi yang didirikan oleh pemerintah berdasarkan UU Nomor 23 tahun 2011. Adapun tugas yang diemban Baznas yaitu melakukan tugas pengelolaan zakat, dan sedekah dimana Baznas menerima dan menyalurkan ZIS sesuai syariat dan regulasi yang jelas. Setiap tahunnya, imbuh dia, Baznas diaudit dengan audit keuangan publik sehingga harus membuat membuat laporan setiap semester, pungkasnya.

Penulis : Agus 

Editor : Deden Kurnia

Waw..!! HIMADIKBIO IPI Garut Mampu Fasilitasi Siswa-Siswi Se Priangan Timur

KILASBERITANUSANTARA. COM, GARUT- Himadikbio (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Biologi) Institut pendidikan indonesia (IPI) mampu memfasilitasi siswa-siswi dari mulai SMP/MTs/Sederajat dan SMA/SMK/Sederajat di Priangan Timur lewat lomba dalam kegiatan Karnivora (Karya Inovasi Biologi dan Olimpiade Terbuka).

Tema kegiatan ini Smart and inovatif competion for the golden generation of biology yang diselenggarakan pada hari sabtu dan minggu tanggal 3-4 April 2021 dan diikuti oleh beberapa peserta dari siswa-siswi Se-Priangan timur di Zoom Meeting.Para peserta sangat antusias sekali dengan kegiatan ini bisa berkompetisi walaupun disituasi pendemi.

Menurut ketua prodi pendidikan biologi Hj. Leni Sri Mulyani M.Pd mengatakan, “Saya sangat mengapresiasi kegiatan karnivora yang diselenggarakan oleh himadikbio citrus nobilis periode 2020/2021 dengan inovasi baru yang dimiliki, saya berharap dengan kegiatan/lomba karnivora ini dapat memotivasi siswa-siswi dalam rangka peningkatan minat serta mutu dan kualitas dalam bidang sains.”katanya

Ahmad Sopian selaku ketua Himadikbio Citrus Nobilis periode 2020/2021 mengatakan dengan tegas dalam sambutannya, “kegiatan ini merupakan sebuah momentum dimana hari ini kami dari himpunan mahasiswa pendidikan biologi mampu melaksanakan kegiatan besar se-Priangan timur, meskipun di situasi pandemi dengan banyak peserta dari berbagai daerah yang ada.

Dan ini menandakan himadikbio pada kepengurusan tahun 2020/2021 ini progresif, bersinergi, dan dapat berkontribusi khususnya kepada kampus institut pendidikan indonesia umumnya kepada negeri.”ujarnya.

” Semoga para peserta semuanya dapat melanjutkan kompetisi hari ini ke jenjang nasional maupun internasional.

Menang bukanlah segalanya, tetapi proses menuju lebih baik dalam kompetisi itulah yang terpenting. “pungkasnya.

Penulis : Hendrik

Editor : Deden Kurnia

Terkait Larangan Posting Sertifikat Hasil Vaksinasi Covid 19, Begini Kata Kadis Kominfo Garut

KILASBERITANUSANTARA.COM,GARUT –Mengenai surat edaran yang dikeluarkan Kementrian Komunikasi dan Informatika mengingatkan masyarakat yang telah menjalani Vaksinasi Covid 19, untuk tidak menyebarluaskan setifikat digital vaksinasi.

Mengapa tidak boleh..? yang pertama untuk melindungi data daripada pribadi masyarakat, kedua sertifikat digital hanya digunakan untuk dan keperluan khusus seperti dokumen perjalanan, Ketiga di dalam sertifikat vaksinasi terdapat QR Code yang berisi data pribadi dan wajib dilindungi, Keempat saat sertifikat digital diperoleh, penerima harus menjaga data pribadi dengan tidak mengedarkannya.

Dan terkait perihal tersebut, Kilasberitanusantara.com mencoba menghubungi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Garut Kepala H. Muksin, S.Sos, M.Si, melalui telepon seluler, dan Ia membenarkan terkait larangan pemerintah yang melarang kepada masyarakat agar tidak memposting atau menyebarkan hasil sertifikat vaksinasi Covid 19.

” Ya benar, terkait dengan larangan pemerintah untuk menyebarkan atau memposting hasil sertifikat Vaksinasi, mengapa tidak boleh, karena di dalam hasil sertifikat Vaksinasi itu ada salah satunya QR Code, kalau disebar terus QR Codenya di scan oleh seseorang, sangat tidak aman karena disitu terdapat data masyarakat yang sudah di Vaksin.”ungkapnya, Senin (29/3/2021).

Untuk itu, Saya sebagai Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Garut menghimbau kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Garut, untuk tidak menyebarkan ataupun memposting hasil Vaksinasi, karena nantinya takut disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, apabila hasil vaksinasi di sebarkan, apalagi di Medsos.”ujar Muksin.

” Benar yang dikatakan Bupati Garut H. Rudy Gunawan, bahwa masyarakat jangan mencoba memposting sertifikat hasil Vaksin, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, apabila nanti QR Code nya di scan orang yang melihatnya, nanti Data tersebut bisa disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.” pungkas Muksin

Penulis : Hendrik

Editor : Deden Kurnia

H.Alan Partimbang Hadiri Deklarasi Pengurus P3SI Jawa Barat Di Gedung Kesenian Kota Tasik

KILASBERITANUSANTARA.COM,TASIK –Bertempat di Gedung Kesenian Kota Tasik, H.Alan Partimbang sebagai Dewan Pembina Perkumpulan Pendekar Pencak Silat Indonesia (P3SI) DPD Kabupaten Garut, yang juga sebagai pengurus P3SI Provinsi Jawa Barat, menghadiri deklarasi pengurus P3SI Jawa Barat.Minggu (28/3/2021).

Dalam deklarasi itu, H.Alan Partimbang juga di dampingi oleh kepengurusan P3SI DPD Kabupaten Garut dan Paguron Gajah Putih Bintang Tunggal Pusaka.

Pantauan Kilasberitanusantara.com, acara Deklarasi turut di hadiri juga oleh Ketua Umum P3SI Jawa Barat Moch Arifin soleh, dan para kepengurusan P3SI Provinsi Jawa Barat.

Perlu Diketahui oleh kita semua, Moch.Arifin Soleh adalah seorang Pesilat yang saat ini membangkitkan Seni Pencak Silat dengan konteks berbeda, Ia ingin membangkitkan Silat lewat Senam, ” Dengan berbekal pengalaman, Ia memperkenalkan Silat ke Luar Negeri, maka perlu mempertahankan reputasi Pencak silat di tingkat Nasional dan Internasional”, Moch.Arifin Sholeh Ciptakan Senam Silat Indonesia.

Dewan Pembina P3SI DPD Kabupaten Garut, H.Alan Partimbang mengatakan, ” Alhamdulillah Kami dari kepengurusan P3SI DPD Garut bisa hadir san bersilaturahmi dengan yang lainnya dalam Deklarasi Pengurus P3SI Provinsi Jawa Barat, dan tak lupa juga untuk Ketua Umum Moch.Arifin Sholeh atas sambutannya yang begitu meriah. “ungkapnya.

Masih kata H.Alan,” Saya juga selaku Dewan Pembina, sangat setuju dengan Senam silat indonesia yang saat ini sedang dibangkitkan kembali oleh Ketum P3SI yakni Silat lewat Senam, ini sebuah inovasi yang kreatif, ternyata lewat senam, silat juga dapat dipertontonkan dengan begitu memukau, dengan iringan musik yang biasa dipakai senam, ini mudah lebih didekatkan kembali kepada masyarakat umum, bahwa Seni Silat juga bisa masuk di era moderenisasi saat ini.”ujarnya.

” Saya juga selaku Dewan Pembina P3SI DPD Garut dan juga selaku Pengurus P3SI Jawa Barat, mengajak kepada seluruh pecinta Seni Pencak Silat, mari bersama-sama untuk membangkitkan kembali Seni Silat dengan berbagai Gaya yang tentunya tidak kalah dengan Zaman, Dan Saya juga mengajak kepada Paguron-paguron khususnya yang ada di Kabupaten Garut, mari satukan impian, satukan tekad, Visi, dan misi, di dalam satu wadah yakni Perkumpulan Pendekar Pencak Silat Indonesia. “pungkas H.Alan

Ketua Umum Moch.Arifin Sholeh melakukan penyematan Pin kepada Setiap pengurus daerah maupun pusat, tanda Deklarasi Pengurus telah disahkan.

Dalam deklarasi Pengurus P3SI, para paguron dari berbagai daerah mempersembahkan Silat dengan jurus-jurus sebagaimana ciri khas Pencak Silat, dan juga memperkenalkan Senam Silat Indonesia yang ditunjukan oleh anak dari pencipta Senam Silat Indonesia yaitu Moch.Arifin Sholeh (Ketua Umum P3SI Jawa Barat).

Penulis : Hendrik

Editor :Deden Kurnia