Beranda blog

Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar Wafat, BAPORA Garut Ucapkan Bela Sungkawa

 

KILAS BERITA NUSANTARA.COM, BANDUNG – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Ormas Pemuda Pancasila Jawa Barat, Ketua MPW Pemuda Pancasila H.Tubagus Dasep meninggal di BSD Tanggerang, sekitar pukul 06.00 WIB, akibat serangan jantung mendadak.

Almarhum kelahiran di Ciamis ini seorang sosok sosok yang tegas dan menjadi panutan bagi anggota Pemuda Pancasila di Jawa Barat. Beliau dikenal juga sebagai tokoh yang senang bersosialisasi.

Kabar duka ini juga disampaikan oleh keluarga besar anggota dan Ketua BAPORA MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Garut Firda Fauzi.

“Innalillahi wa innailahi roji’un! Telah berpulang ke Rahmatullah, Orang Tua Kami, Bapak H. TB. Dasep IPS (Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar). Mhn do’a-nya,” katanya

Firda Fauzi menyampaikan kepada anggotanya supaya mendoakan beliau yang terbaik untuk almarhum,

“Ya Allah, hamba mohon ampunilah almarhum, angkatlah derajatnya bersama dengan orang-orang yang memberi petunjuk. Berilah penggantinya terhadap orang-orang yang ditinggalkan sesudahnya. Ampunilah dosa-dosa kami dan juga dia wahai Tuhan kami pemilik pengampunan, seru sekalian alam, lebarkanlah kuburnya dan berikan penerangan di dalam kuburnya. Aamiin.”

Sekali lagi kami keluarga besar BAPORA MPC Pemuda Pancasila Garut mengucapkan ikut bela sungkawa buat almarhum semoga almarhum ditempatkan yang paling mulia disisinya…Amiin. (Humas BAPORA MPC PP Garut/Dekha***)

DPR Sebut Kampung Tangguh Narkoba Ide Cerdas Kapolri Sebagai Pertahanan Peredaran Gelap Narkoba

KILASBERITANUSANTARA.COM, JAKARTA-Kalangan DPR merespon positif pembentukan Kampung Tangguh Narkoba yang digagas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo terkait maraknya peredaran narkoba di Indonesia.

Anggota Komisi III DPR Supriansa menilai, pembentukan Kampung Tangguh Narkoba merupakan ide cerdas Kapolri sebagai benteng pertahanan untuk menjaga masyarakat dari bahaya narkoba.

“Kami dari Farksi Golkar sangat mengapresiasi ide cerdas Bapak Kapolri untuk membuat pertahanan yang kuat guna mencegah peredaran gelap narkoba di tengah-tengah masyarakat yang diberi nama Kampung Tangguh Narkoba,” kata Supriansa kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, narkoba memang sudah sangat merusak dan mengkawatirkan, karena menghancurkan sendi-sendi kehidupan masyarakat terutama generasi penerus bangsa. Bahkan, pemerintah secara nyata telah menyatakan perang terhadap narkoba. “Itu artinya seluruh kekuatan bangsa harus kita keluarkan untuk melawan peredaran gelap narkoba,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi III DPR lainnya Santoso. Politikus Partai Demokrat ini setuju dengan pembentukan Kampung Tangguh Narkoba sebagai langkah nyata pihak kepolisian berperang melawan narkoba.

“Sangat setuju, narkoba musuh bangsa, jangan hanya slogan saja tapi harus dibuktikan dengan aksi yang nyata salah satunya pembentukan Kampung Tangguh Narkoba di seluruh Indonesia,” ujar Santoso.

Saat ini, kata dia, peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan bahkan kronis. Hampir di semua daerah sudah dimasuki oleh narkoba. “Bukan hanya di kota besar saja, narkoba sudah masuk ke kampung-kampung. Karena itu pemberantasan harus masif dan sinergis antara penegak hukum dan masyarakat,” ungkapnya.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengintruksikan kepada seluruh kapolda untuk membentuk Kampung Tangguh Narkoba diwilayah masing-masing.

Kampung ini bisa dibentuk pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta stakeholder terkait. Hal ini dilakukan untuk mendeteksi dini peredaran narkoba di area tempat tinggal. Dengam begitu sistem pencegahan bisa dimaksimalkan.

“Terhadap peredaran yang ada segera bisa diinformasikan sehingga kemudian kita bisa tangkap, dengan harapan memiliki daya cegah dan daya tangkal,” kata Sigit usai mereles pengungkapan kasus sabu 1,1 ton di Polda Metro Jaya, Senin (14/6/2021).(Red***)

Polres Garut Berhasil Ungkap Penganiayaan Nelayan, Satu Pelaku Berhasil Diamankan

KILASBERITANUSANTARA.COM, GARUT- Bertempat di Mako Polres Garut Jl. Jend. Sudirman No. 204 Kec. Karangpawitan Kab. Garut, dilaksanakan Kegiatan Press Release Tindak Pidana Menguasai, membawa senjata tajam tanpa ijin, kekerasaan dimuka Umum dan penganiayaan di Wilayah Kab. Garut dengan tersangka Berinisial DD als Buaya Senin (31/05/2021).

Hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono, SH, S.I.K, M.Si didampingi Dandim 0611/ Garut Letkol Inf. CZI Deni Iskandar M.Tr(Han), Dandempom III/2 Garut Letkol CPM Imran Ilyas SH, Waka Polres Garut andrey valentino, S.I.K, Kasat Reskrim AKP Mohammad Devi F, S.I.K, Kasat Intelkam AKP Tito Bintoro, SH, M.Si, Kasat Tahti IPTU Gopar, Kanit Jatanras IPDA Wawan SH, Kasubag Humas Polres Garut IPDA H. Muslih, Kasi Propam IPDA Sona RA, SE, MM dan Ahli Bahasa Dhea Intan Kusumawardhani, M.Pd.

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono menyampaikan bahwa Press Release Tindak Pidana Menguasai, Membawa Senjata Tajam Tanpa Ijin, Kekerasan Dimuka Umum dan Penganiayaan terjadi di Pantai Sayang Heulang Desa Mancagahar Kec. Pamengpeuk Kab. Garut dengan dasar Laporan Polisi Nomor : LP / B / 29 / V / 2021 / JBR / RES GRT / SEK PAMEUNGPEUK Tanggal 28 Mei 2021 dan Nomor : LP / B / 166 / V / 2021 / JBR / RES GRT Tanggal 28 Mei 2021, ujarnya.

Korban Berinisial JK, Islam, Pekerjaan Nelayan, Alamat Kp. Bunisari Desa Mancagahar Kec. Pameungpeuk Kab. Garut.

Sedangkan tersangka yang berhasil diamankan berinisial DB (45) Alamat : Kp. Cibera Ds. Karyasari Kec. Cibalong Kab. Garut dan HD (25) Alamat Kp. Yayasan Ds. Sagara Kec. Cibalong Kab. Garut, ucap Adi.

Adi menjelaskan bahwa Kronologis, Pada hari Jum’at tanggal 28 Mei 2021 bertempat di pantai Sayang Heulang Kec. Pameungpeuk Kab. Garut korban dianiaya dan diancam dengan sajam oleh pelaku kemudian korban melaporkan kepada Sdr. Sarifudin (Anggota TNI AD) kesatuan Kodim Depok Yang sedang melaksanakan cuti, kemudian terjadi adu mulut dan perkelahian kemudian masyarakat setempat melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Ds. Mancagahar (BRIPKA Bedi Jubaedi) berusaha melerai, setelah itu Sdr. Dadang Buaya merampas golok milik petani yang kebetulan sedang lewat dan akan mangayunkan atau membacok kearah BRIPKA Bedi akan tetapi bisa menghindar kemudian sekitar Pukul 09.15 Wib Sdr. DADANG (pelaku) datang ke Mako Koramil Kec. Pameungpeuk dan kemudian terjadi pengancaman dengan sajam dan pehinaan dengan kata kata setelah itu Sdr. DADANG DKK datang mendatangi Polsek Pameungpeuk dalam keadaan mabuk lalu mencari BRIPKA Bedi dengan membawa sajam dan menyerang BRIPKA Uun namun bisa dihalau sekitar Pukul 12.00 Wib Sdr. DADANG dan Sdr. HERDIAWAN diamankan oleh personil gabungan TNI – POLRI selanjutnya di bawa ke Mapolres Garut untuk dilakukan pemeriksaan.

Adapun para tersangka saat ini telah dilakukan Penahanan dan Proses Penyidikan lebih lanjut di Polres Garut, jelas Adi.

Adi juga menyampaikan Barang Bukti yang berhasil diamankan diantaranya 2 (Dua) Buah Golok, 1 (Satu) Buah Samurai, 1 (Satu) Buah Tongkat Besi dan 1 (Satu) Botol Miras.

Para tersangka dijerat dengan UU DARURAT NO 12 Tahun 1951 JO Pasal 170 JO Pasal 351 KUHP dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun, pungkas Kapolres Garut AKBP Adi Benny. (Tim /Humas Polres Garut).

IPI Garut Segudang Prestasi, Elsa Lutfia Chandra Lolos Kuliah di Amerika Melalui Program Global UGRAD

KILAS BERITA NUSANTARA.COM, GARUT –  Elsa Lutfia Chandra Mahasiswi prodi pendidikan bahasa inggris Fakultas Pendidikan Ilmu Sosial Bahasa dan Sastra Institut Pendidikan Indonesia lolos beasiswa dan kuliah I semester di Amerika pada program Global Undergraduate Exchange Program (Global UGRAD).

Saat dihubungi via Whats App, Elsa Lutfia Chandra mengatakan, ” Saya mengincar beasiswa ini sejak semester 2, dan mulai mempersiapkan persyaratan-persyaratanya seperti TOEFL prediction sudah dari tahun lalu.”ungkapnya, Sabtu (22/5/2021).

Namun, masih kata Elsa, ” bisa lolos program ini benar-benar di luar ekspektasi saya, bahkan sempat terbesit untuk tidak melanjutkan aplikasi di detik-detik terakhir, karena bayangan akan gagal lagi.

” Tapi alhamdulillah pada saat itu saya kembali ke prinsip saya untuk menyelesaikan apa yang telah saya mulai, apapun hasilnya.”ujarnya.

Menurutnya, ” lebih baik gagal dan bisa mencoba lagi daripada menyesal karena tidak pernah mencoba sama sekali. Waktu itu proses menulis essay pun saya sempatkan di tengah-tengah menjadi panitia sebuah event organisasi, menantang, tapi alhamdulillah Allah SWT mudahkan saya menyelesaikannya hingga akhirnya membawa saya lolos sejauh ini.”terangnya.

Elsa menambahkan, ” Mohon doanya untuk hasil tes TOEFL iBT yang baru saja saya selesaikan, semoga hasilnya baik dan memuaskan untuk mendapat placement di universitas di Amerika. “imbuhnya.

” Harapan Saya, semoga keikutsertaan saya di program Global UGRAD ini bisa memotivasi teman-teman semua untuk tidak menyerah dalam memperjuangkan mimpinya. Bahwa semua yang diawali dengan kesungguhan dan mengharap ridho Allah SWT, akan membawa kita pada kebaikan yang lebih besar pula, semoga lancar dan jangan pernah menyerah.”pungkas Elsa

Penulis : Deden Kurnia

Kapolri Sebut Kebijakan Larangan Mudik untuk Lindungi Masyarakat

KILASBERITANUSANTARA.COM, BREBES – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan Operasi Ketupat 2021 di Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (9/5/2021). Dalam tinjauan ini, Kapolri ditemani Ketua DPR Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Kapolri menyebut secara keseluruhan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dengan melakukan penyekatan mudik berjalan dengan baik. Ia mengakui bahwa penyekatan mudik memang membuat masyarakat tidak nyaman.

“Namun hal ini dilakukan untuk menjaga masyarakat agar tidak tertular varian baru virus COVID-19,” kata Sigit.

Menurutnya, tugas kepolisian adalah menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Untuk itu, ia meminta masyarakat memahami kebijakan larangan mudik agar kasus COVID-19 tak lagi meningkat.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, penyekatan kendaraan dilakukan dengam ditambah pemeriksaan protokol kesehatan pengendara.

“Penyekatan dilakukan juga di hotel dan tempat wisata agar tidak menyebar COVID,” katanya.

Mantan Kapolda Banten ini juga mengucapkan terima kasih atas pengertian masyarakat dan kerja keras anggota di lapangan yang berperan aktif menekan penyebaran COVID-19.

“Terima kasih atas kerjasamanya dengan partisipasi pengertian masyarakat dan  kerja keras anggota di lapangan,” katanya.

Penulis : Deden Kurnia